[Catatan] yang Tertinggal

“Masih tertinggal dalam ingatan ini, potongan kabar Langit yang disampaikan oleh seorang uda.

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (Q.S. an-Nisa` [4]: 9).

Lalu, empat tahun sudah berlalu sejak potongan ayat itu masuk dalam memori jangka panjang ini. Dan telah banyak pula realitas-realitas yang terjadi – sebuah ironi ataupun konsekuensi logis atas apa yang ditegaskan oleh kabar tersebut. Seringkali pertanyaan muncul dalam kalbu yang samar, “sudah bermanfaatkah diri ini untuk pribadi dan orang lain?”

Ya, setiap orang sepertinya menerapkan Teori Pilihan Logis dalam hidup, “Ketika suatu pilihan terlihat lebih ‘menarik’ dan mengandung tingkat konsekuensi negatif yang lebih kecil, besar kemungkinan pilihan akan bergeser”. Dengan akal sehat manusia membuat pilihan. Tapi, sering kali pilihan melupakan nurani dan ketetapan yang ada.

“Setiap pilihan mengandung konsekuensi”. Hal yang telah ditetapkan, diputuskan, dan dilakukan, selamanya akan memberi bekas pada lembar sejarah. Bisa terhapus oleh perang dan politik, tapi akan terus mengalir bersama air dan angin. Hingga kalam berakhir suatu masa nanti.

Bandung, 3 Maret 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s