[Cerita] Tiga Langkah

Apakah semua yang terpikirkan harus diceritakan?

Apakah semua realitas harus menjadi fakta?

Ah, biarlah orang berkata apa.

Bukankah kebebasan sesungguhnya ada di alam pemikiran,

tentang kejujuran, mengungkap kebenaran lewat tulisan.

Orang – orang bercerita, dan kita menikmati.

Maka izinkan saya bercerita melalui lain cara.

Biar kata menyusul segera.

Nanti saja bila ada waktu kita jumpa entah dimana.

Inilah kisah tentang puncak pada Dewa.

Di mana terang bersembunyi dalam gelap.

Damai menyapa untuk yang sudah mengelana.

Akankah ke sana untuk waktu ghaib berikutnya?

YES…! It,s MAHAMERU.

[]

[]

[]

[]

[]

[]

photos by Hari Triwibowo

On June’12.

One thought on “[Cerita] Tiga Langkah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s