#4 Jelajah Nusantara – Malang “Old City”

“sedikit catatan di paris van east-java ; Malang”

[Malang, 06 Januari 2011]

Hujan turun cukup deras ketika mini bus yang kami tumpangi berhenti di terminal Gadang, kota Malang. Saat itu pukul 21.00 malam, saya dan Icang (rekan backpack) baru saja menuntaskan perjalanan di pulau Sempu. Dan hari itu kami berada di kota Malang untuk mengunjungi salah seorang teman akrab si Icang (kelak saya mengenalnya dengan nama Dhita). Icang masih sibuk dengan HPnya, mungkin sedang sms-an dengan temannya tersebut. Saya putuskan untuk mengemil saja, lapar.

Sebuah mobil sedan berhenti tepat di depan kami berdiri. Ya, ternyata benar, itu adalah mobil teman si Icang (mungkin ini mobil orang tuanya, atau memang mobil dia). Kami pun naik ke dalam mobil setelah dipersilakan. Seperti yang saya ceritakan tadi, teman si Icang ini bernama Dhita, mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya, Malang. Saya lebih banyak diam sepanjang perjalanan, menyimak pembicaraan masa lalu si Icang dan temannya, Dhita. Kami menyempatkan diri untuk makan malam di kawasan Ijen, kawasan yang cukup terkenal di kota Malang dengan event tahunan “Malang Tempoe Doeloe” nya. Malam itu saya dan Icang menginap di wisma Universitas Brawijaya dan biaya penginapan ditanggung oleh Dhita (semoga amal kebaikan anda dibalas oleh-Nya, amin). Pukul 23.00, hujan masih bersemangat turun di kota Malang, saya dan Icang putuskan untuk istirahat, setelah menyusun terlebih dahulu rencana perjalanan esok.

Hari itu, Jum’at 07 Januari 2011. Waktu kami tak banyak untuk jalan-jalan di kota Malang sehingga hanya beberapa tempat yang akan kami kunjungi. Ada banyak tempat menarik di kota Malang, seperti: Ijen Boulevard,  Museum Brawijaya, Toko Oen (toko es krim yang ada sejak jaman Belanda), Alun-alun Tugu, Alun-alun Merdeka, dan kawasan Batu (masih banyak lagi). Dari sekian banyak tempat, kami hanya sempat berkunjung ke Ijen dan Alun-alun, itu pun dengan waktu yang sangat terbatas. Hal yang menarik di kota Malang adalah wisata sejarahnya. Ada banyak bangunan tua yang masih dipertahankan seperti gereja tua di jalan Ijen, Klenteng di kota lama, toko Oen, musem, dan bangunan lainnya. Sayang saya tak sempat mengabadikan gambar objek-objek tersebut.

Pukul 08.00 pagi, saya dan Icang sudah langsung bersiap-siap untuk berangkat. Sambil menunggu si Ditha selesai kuliah, kami putuskan untuk berjalan-jalan di sekitar kampus UB (Universitas Brawijaya). Hampir 1,5 jam kami berkeliling kampus, sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke penginapan dan mempersiapkan semua barang bawaan. Pukul 10.00, Ditha dan adiknya tiba di penginapan, kami langsung check out dan berangkat ke Alun-alun kota Malang. Berhubung hari itu adalah hari Jumat, maka kami berkewajiban untuk menunaikan sholat Jumat berjemaah di masjid. Niatnya ingin sholat di masjid Jami’ (Agung) yang ada di sekitar Alun-alun. Namun, karena keterbatasan waktu, akhirnya kami putuskan untuk sholat di masjid Ibnu Sina, di kawasan SMA N 8 Malang.

Sehabis sholat, lagi-lagi Dhita men-traktir kami berdua makan di sebuah Kedai khas masakan china (ini orang kenapa baik banget ya?). Tapi ya sudah lah, kami bersyukur bisa mendapatkan fasilitas se-eksklusif ini selama  hampir 1 minggu perjalanan. Pukul 13.30, kami sampai di stasiun Malang kota Lama. Dari sini kami akan melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi, sebelum akhirnya ke pulau Bali dan Lombok. Sebelum pamitan, ternyata Dhita sudah mempersiapkan bekal makanan untuk diperjalanan (atau bekal ini cuma buat Icang? Haha). Saya kehabisan kata-kata untuk mengucapkan terimakasih, jadi lebih memilih diam dan tersenyum ikhlas. Akhirnya, kami berpamitan dengan Dhita dan adiknya, lalu segera menuju salah satu gerbong kereta yang akan segera berangkat menuju kota Banyuwangi. Siang itu pukul 14.20, cuaca cerah di kota Malang. Prisca Anindhita, begitu saya kemudian mengenal teman si Icang ini. Terimakasih atas bantuannya. Semoga masuk surga🙂

[to be continue ;  BALI – “dewata island”]

Photo by: triwibowo.hari

Foto lainnya:

I. Alun-alun Kota


II. masjid Jami’

III. at Alun-alun

IV. Prisca Anindhita – konco nya Icang

V. Alun-alun Bundar

VI. Universitas Brawijaya (rektorat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s